REFORMASI BIROKRASI PENDIDIKAN DAN PELAYANAN PUBLIK

REFORMASI BIROKRASI PENDIDIKAN DAN PELAYANAN PUBLIK

Penulis;

Ishak Bagea

Obed Bida

Laode Taalami

Ririk

Budy Prihantono Mangi

Muhdar

Naftali Kasese

Nani Handayani

Rukmana S

Sunarti

Tri Astutiwahyuningsih

Yenti Liong Sri Lestari

Husna

Jumlah halaman; 332

Ukuran Buku: A5 (14,8×21)

Versi Cetak; Tersedia

Versi E-book: Tersedia

Berat; 0 Kg

Harga; rp; 145,000

Reformasi birokrasi merupakan suatu upaya strategis pemerintah untuk memperbaiki sistem penyelenggaraan pemerintahan agar lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik. Menurut Dwiyanto (2017), reformasi birokrasi adalah proses  mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.‖ Reformasi ini tidak hanya menyangkut perubahan struktur organisasi, tetapi juga mencakup perubahan budaya kerja, pola pikir, dan sistem tata kelola pemerintahan.

Secara normatif, pemerintah Indonesia mengatur pelaksanaan reformasi birokrasi melalui Peraturan Menteri PANRB No. 3 Tahun 2023 tentang Indeks Reformasi Birokrasi yang berfungsi mengukur tingkat keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi pada setiap kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Tujuan utama reformasi birokrasi sebagaimana tertuang dalam regulasi tersebut adalah untuk menciptakan birokrasi yang adaptif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan publik.

Prinsip dasar reformasi birokrasi meliputi transparansi, akuntabilitas, efektivitas, efisiensi, profesionalisme, dan pelayanan publik yang berkualitas (Kementerian PANRB, 2023). Indikator keberhasilannya dapat diukur melalui peningkatan Indeks Reformasi Birokrasi (IRB), Indeks Pelayanan Publik (IPP), dan Indeks Persepsi Korupsi (IPK). Dengan kata lain, keberhasilan reformasi birokrasi bukan hanya pada perubahan sistem administratif, tetapi juga pada peningkatan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik.

Dalam implementasinya, pemerintah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mempercepat terwujudnya reformasi birokrasi yang berkesinambungan. Salah satu langkah tersebut adalah penerapan manajemen kinerja aparatur melalui perencanaan kinerja yang lebih terukur, penggunaan sistem pelaporan  berbasis  elektronik,  serta  evaluasi  kinerja  yang objektif Pendekatan ini bertujuan memastikan bahwa setiap aparatur negara bekerja berdasarkan target yang jelas, terukur, dan berorientasi pada hasil, bukan sekadar menjalankan rutinitas administratif.

Category:

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “REFORMASI BIROKRASI PENDIDIKAN DAN PELAYANAN PUBLIK”

Your email address will not be published. Required fields are marked *