ULUMUL QUR’AN: Teori, Metodologi dan Dinamika Keilmuan Kontemporer
ULUMUL QUR’AN: Teori, Metodologi dan Dinamika Keilmuan Kontemporer
Penulis:
Syofrianisda, S.Th.I., M.A
Lasman Azis, M. Pd. I
Sar’an, M.A
Jumlah halaman: 215
Ukuran Buku: A5 (14,8×21)
Versi Cetak: Tersedia
Versi E-book; Tersedia
Berat; 0 Kg
Harga; Rp; 176.000
Istilah Ulumul Qur’an secara etimologis merupakan gabungan dari dua kata bahasa arab “ulum” dan “al-Qur’an”. Kata “ulum” bentuk jama’ dari kata ‘ilm yang merupakan bentuk mashdar dari kata ‘alima, ya’lamu yang berarti mengetahui.[1]
Pengertian Ulumul Qur’an menurut Manna’ Khalil al-Qatthan ialah ilmu yang membahas masalah-masalah yang berhubungan dengan al-Qur’an dari segi asbabun nuzul, pengumpulan dan penerrbitan al-Qur’an pengetahuan tentang surah surah Mekkah dan Madinah dan lain sebagainya yang berhubungan dengan al-Qur’an.
Pengertian Ulumul Qur’an menurut Al-Zarqoni adalah beberapa pembahasan yang berhubungan dengan al-Qur’an dari segi turunnya, susunannya, pengumpulannya, penulisannya, bacaannya, tafsirnya, kemu’jizatan, nasikh dan mansukhnya, penolakan dari hal-hal yang bisa menimbulkan keraguan terhadapnya dan sebagainya.
Sebagai ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri, Ulumul Qur’an tidak lahir sekaligus, melainkan melalui proses pertumbuhan dan perkembangan. Istilah Ulumul Qur’an baru muncul pada abad ke 3 H, namun ada sebagian Ulama yang berpendapat istilah ini lahir sebagai ilmu yang berdiri sendiri pada Abad ke 5H





Reviews
There are no reviews yet.