MANAJEMEN PENYAKIT BERBASIS LINGKUNGAN

MANAJEMEN PENYAKIT BERBASIS LINGKUNGAN

Penulis:

Dolfinus Yufu Bouway

Agustina Regina Yufuai

Helmin Rumbiak

Katarina Lodia Tuturop

Kostantina M Pariaribo

Natalia P Adimudja

Jumlah halaman: 238

Ukuran Buku: A5 (14,8×21)

Versi Cetak: Tersedia

Versi E-Book: Tersedia

Berat; 0 Kg

Harga; Rp; 145.000

Papua juga memiliki keragaman budaya yang sangat tinggi dengan ratusan kelompok adat yang memiliki bahasa, sistem kepercayaan, serta praktik kesehatan tradisional masing-masing. Ikatan kekerabatan yang kuat memengaruhi perilaku kesehatan masyarakat, termasuk penggunaan tanaman obat, ritual penyembuhan, dan pola hidup lokal yang berjalan berdampingan dengan sistem kesehatan modern (Samaran & Mamo, 2025).

Pengelolaan penyakit di Papua memerlukan pemahaman terhadap keterkaitan faktor geografis, budaya, dan sistem kesehatan. Malaria lebih banyak ditemukan di wilayah pesisir dan kepulauan, sedangkan masalah gizi masih tinggi di dataran tinggi. Kondisi tersebut diperparah oleh keterbatasan infrastruktur, isolasi wilayah, dan resistensi budaya terhadap intervensi kesehatan (Rodriguez-Fernandez dkk., 2016).

Pendekatan berbasis tujuh wilayah adat menjadi penting karena memungkinkan intervensi yang lebih sesuai dengan kondisi lokal. Pertama, pendekatan ini menjaga sensitivitas budaya melalui pelibatan nilai, kepercayaan, dan praktik tradisional sehingga dapat mengurangi penolakan terhadap program kesehatan (Indow dkk., 2021). Kedua, perbedaan kondisi geografis menuntut strategi yang berbeda di setiap wilayah agar layanan kesehatan lebih efektif dan tepat sasaran (Wayeni dkk., 2025). Ketiga, integrasi pengobatan tradisional dan modern melalui kolaborasi tenaga kesehatan dan tokoh adat dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat serta keberhasilan program kesehatan (Middleton et al., 2023). Keempat, pengalaman Papua dapat menjadi pembelajaran bagi pengembangan sistem kesehatan di wilayah lain yang memiliki karakteristik serupa (Mark, 2021).

Meskipun demikian, berbagai tantangan masih dihadapi, seperti keterbatasan infrastruktur, sulitnya akses geografis, rendahnya keterlibatan tokoh adat, resistensi budaya, serta meningkatnya risiko penyakit tidak menular akibat perubahan gaya hidup. Di sisi lain, kekayaan pengetahuan tradisional menjadi potensi besar untuk dipadukan dengan pendekatan medis modern guna meningkatkan efektivitas layanan kesehatan.

Category:

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “MANAJEMEN PENYAKIT BERBASIS LINGKUNGAN”

Your email address will not be published. Required fields are marked *